Jumat, 20 Mei 2016

Senandung Muktamar XVII IMM (Mars Muktamar IMM)

Di bawah langit bumi pertiwi
Merekah mawar menyambut mentari
Untuk mengabdi padamu negeri
Setiaku tak bertepi
Ikatan Mahasiswa Muhammmadiyah
Bersamamu ku rangkai masa depan
Langkah tegak penuh harapan
Ikhlas hati mengemban dakwah perserikatan
Untuk Indonesia berkemajuan

Denganmu ku pilih jalan berjuang
Ikhlas berkorban untuk agama
Demi tegaknya Islam yang rahmat
Bersamamu ku pantang menyerah

Tekad bulat ku semai di dada
Teguh jiwaku dalam berdakwah
Untuk meluruskan kiblat bangsa
Bersamamu ku pantang menyerah 2x


Kamis Wage, 12 Rajab 1437 H / 19 Mei 2016 M
@Karangwangkal

Rabu, 18 Mei 2016

Tetap Bijak meski Perokok

Kawan, kalian perokok? atau malah kalian benci rokok/perokok?. Kali ini kita akan melihat dari sudut pandang bukan perokok atau perokok pasif, “Bisakah perokok menjadi orang bijak (saat merokok)?,” akan coba kita bahas.
Ya, tak sedikit orang yang merokok dan banyak juga yang tidak merokok. Tapi seringkali perokok mengabaikan saudaranya yang tidak merokok, merokok seenaknya saja dimanapun kapanpun, meski di sekelilingnya ada bukan perokok, tapi dia acuh tak acuh, main hisap rokok saja. Padahal perokok pasif lebih berisiko dibanding perokok itu sendiri, hai para penggemar rokok, tegakah kau menyakiti saudara-saudaramu?, tentu tidak.
Kalian para fans rokok bisa menjadi orang bijak kok, kalau ada yang bertanya “Apa mungkin?,” mungkin sekali. Bagaimana caranya?, saya yakin kalian pasti punya hati nurani, di hati kalian ada kebaikan, ada rasa peduli. Manfaatkanlah potensimu ini, merokoklah di tempat yang tidak ada perokok, tidak ada anak kecil, tidak ada bayi, setelah itu buanglah putung rokok pada tempatnya.
Cukup itu? tidak!!, pasti kalian bisa hitung-hitungan. Coba saja kalian sadari, merokok minimal butuh Rp10.000 atau lebih setiap harinya. Dikali seminggu, sebulan, setahun, sepanjang merokok, wah pastinya jumlah yang banyak donk. Coba kita hitung dalam  setahun, hasilnya 365 x Rp10.000 = Rp3.650.000 (kost saya pertahun juga tidak ada separuhnya), ini baru pertahun dan perorang loh. Jumlah yang sangat besar, bisa dimanfaatkan untuk pendidikan anak, keluarga atau saudara. Untuk kurban kambing juga masih ada sisa. Kalau mau hidup lebih sehat, lebih hemat, lebih bijak, hidup lebih bermanfaat, berhentilah merokok. Sayangi dirimu dan saudaramu.

Karangwangkal,
Rabu Pon, 11 Rajab 1437 H / 18 Mei 2016 M



Tag: perokok bijak, merokok berbahaya, rokok racun, merokok pemborosan, berhenti merokok
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About Me

Foto Saya
Bimbel Matematika, Pendampingan ABK, Psikologi Islam, Panahan, Seminar Pendidikan, dan Outbond silakan tinggalkan komentar atau DM di IG @viqinursekha , Youtube: Mas Viqi , Facebook Viqi Nur Sekha
 

Entri Populer

 

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger