Contoh Hardnews
viqinews.com, Brebes – Prihatin terhadap nasib guru honorer,
Ibnu Fulan, dengan semangat mengikuti tes seleksi bakal calon kepala daerah
Brebes, Jawa Tengah, di kantor Partai Pro Rakyat (PPR) Jawa Tengah, di
Semarang. “Saya, 13 Mei 2016 baru saja ikut tes di Semarang,” tuturnya, Sabtu,
14 Mei 2016.
Guru
honorer bergaji Rp 400 ribu per bulan itu berangkat ke Semarang naik kereta
dari Stasiun Bumiayu. Bersama calon wali kota dan wakil wali kota lainnya.
Fulan
prihatin terhadap kondisi guru honorer. Jika terpilih, ia bertekad
menyejahterakan guru yang senasib dengannya. “Gaji guru honorer tidak sebanding
dengan pengabdian mereka,” ujarnya.
Keinginan
warga Kelurahan Bulanayu, Brebes ini tak sepenuhnya mulus. Fulan ditegur kepala
sekolah di tempat ia mengajar karena tidak minta izin. “Kalau minta izin malah
tidak boleh,” katanya. Kini dia sedang menunggu hasil seleksi. Dia berharap,
surat rekomendasi dari PPR jatuh ke tangannya.
VIQI NURSEKHA
6 Rajab 1437 H / 13 Mei
2016 M




0 komentar:
Posting Komentar